(hmm sebenarnya aku enggan menggunakan kosakata "kamu" dalam post kali ini, tapi sepertinya tidak bisa tidak)
yak, aku sudah tahu betul sejak aku mulai menghormati mu bahwa: garis milik ku, maupun garis milikmu cuma bertemu di satu titik. atau bisa disebut sebagai garis yang berpotongan. katanya, kalau masing-masing garis itu di teruskan kedua garis itu ngga akan bertemu di satu titik lagi untuk kedua kalinya. iya, aku tahu itu. jelas.
semuanya memang jauh di luar jangkauan ku. mau dilihat secara nyata atau tak nyata akan sama saja. jauh. aku nggak bisa seenak perutku, mengutak-ngatik apalagi membelok-belok kan garis mu karena itu haknya Sang Pemegang Nasib. jadi aku cuma bisa diam. tidak melalukan apa-apa kecuali pikiran ku yang masih sibuk memutar film memori tentang mu. film memori ini akan berlangsung selama aku masih punya rasa hormat padamu. aku berharap, rasa hormat ini tetap ada mau sampai kapan pun.
aku baru-baru ini dengar dari teman ku kalau sebenarnya, kedua garis yang berpotongan itu bisa jadi garis yg sejajar satu sama lain. loh kok bisa ya? bagaimana caranya? jawabnya: gravitasi. "gravitasi membelok kan apa-apa yang lurus, jadi sebenarnya hampir tidak ada garis lurus di semesta." dari ini aku mengambil kesimpulan, jika ada gravitasi, bukan tidak mungkin lagi akan ada banyak titik yang tercipta dari pertemuan garis milikku dengan milikmu. aku sangat senang dengan kesimpulan ku ini. dan sangat puas, haha :D
tapi, masalah yang aku hadapi sekarang adalah: dari mana aku dapatkan gravitasi? bagaimana caranya aku dapat gravitasi? sebenarnya gravitasi itu apa? semua pertanyaan itu bisu jawaban nya. aku bahkan nggak mengerti sama sekali apa itu gravitasi. adakah seseorang yg mau menjelaskan ini untuk ku?
mungkin aku perlu jadi lebih tua lagi untuk mengerti semuanya. tapi gravitasi itu seperti memberi harapan cuma-cuma. sampai ketemu di titik berikutnya, salam hormat :')
yak, aku sudah tahu betul sejak aku mulai menghormati mu bahwa: garis milik ku, maupun garis milikmu cuma bertemu di satu titik. atau bisa disebut sebagai garis yang berpotongan. katanya, kalau masing-masing garis itu di teruskan kedua garis itu ngga akan bertemu di satu titik lagi untuk kedua kalinya. iya, aku tahu itu. jelas.
semuanya memang jauh di luar jangkauan ku. mau dilihat secara nyata atau tak nyata akan sama saja. jauh. aku nggak bisa seenak perutku, mengutak-ngatik apalagi membelok-belok kan garis mu karena itu haknya Sang Pemegang Nasib. jadi aku cuma bisa diam. tidak melalukan apa-apa kecuali pikiran ku yang masih sibuk memutar film memori tentang mu. film memori ini akan berlangsung selama aku masih punya rasa hormat padamu. aku berharap, rasa hormat ini tetap ada mau sampai kapan pun.
aku baru-baru ini dengar dari teman ku kalau sebenarnya, kedua garis yang berpotongan itu bisa jadi garis yg sejajar satu sama lain. loh kok bisa ya? bagaimana caranya? jawabnya: gravitasi. "gravitasi membelok kan apa-apa yang lurus, jadi sebenarnya hampir tidak ada garis lurus di semesta." dari ini aku mengambil kesimpulan, jika ada gravitasi, bukan tidak mungkin lagi akan ada banyak titik yang tercipta dari pertemuan garis milikku dengan milikmu. aku sangat senang dengan kesimpulan ku ini. dan sangat puas, haha :D
tapi, masalah yang aku hadapi sekarang adalah: dari mana aku dapatkan gravitasi? bagaimana caranya aku dapat gravitasi? sebenarnya gravitasi itu apa? semua pertanyaan itu bisu jawaban nya. aku bahkan nggak mengerti sama sekali apa itu gravitasi. adakah seseorang yg mau menjelaskan ini untuk ku?
mungkin aku perlu jadi lebih tua lagi untuk mengerti semuanya. tapi gravitasi itu seperti memberi harapan cuma-cuma. sampai ketemu di titik berikutnya, salam hormat :')
Comments
Post a Comment