Skip to main content

Gladhi Beksan

Sedari kecil aku menari. Hanya saja menari menjadi sekedar penegisi waktu. Dulu ibu ku yang memperkenalkan tari. Bukan, ibu ku bukan penari. Tapi ia mendaftarkan ku ke sebuah sanggar tari. Tadinya hanya kakak ku yang masuk sanggar, karena aku masih terlalu kecil untuk diajak latihan di sanggar. Tapi seingat ku, aku sudah mulai menari sebelum aku duduk di bangku TK. Actually i don't know if I enjoyed that or not. I can't even remember how I learn some dance. I just followed everyone in class.

Mulai lagi saat kuliah di Semarang. Aku bergabung dengan suatu kelompok yang lumayan serius di bidang tari. Awalnya memang kaget, karena jadwal nya yang (kadang) bikin kesel. Tapi lama-lama aku menikmati menari lagi. Dan karena aku belajar di konteks area yang dekat dengan gudang nya kesenian (Yogya dan Solo) aku mulai terpacu lagi. Ternyata kemampuan ku masih jauh dibawah rata-rata penari asli sana :') 

Selagi main di Yogyakarta aku mampir ke keraton nya yang terkenal. Disana kebetulan sedang ada latihan penari keraton. Ternyata selain jadi kegiatan rutin, latihan itu juga menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung. Emang sih jadi berasa liat keraton jaman dulu, banyak mbak-mbak dan mas-mas pake pakean tradisional.




Sempet kepikiran "bisa ngga ya aku juga ikut latihan disini?" tapi keburu kesapu sama pikiran "ah emang lu siapa?" hahah. Oiya abis itu di Semarang aku dapet kesempatan untuk latihan sedikit tari dasar klasik Yogyakarta. Seneng tapi sakit semua badan :') latihan nya ngga se-menyenangkan keliatan nya.

2017, 2 tahun sejak aku nonton latihan itu, aku dapet kabar ada latihan bersama beksan gaya Yogyakarta di TMII :D I'm truly happyyyyy since I don't know where will I learn some Javanese dance again when I'm already stay at Jakartaa. Maaf norak. even it's not at Keraton, but wearing same dress and hearing same music as them and following their moves, that's more than enough. Yaa walaupun masih cacat ngikutin nya..namanya juga latihan bersama hhe. Btw my mom is the one who getting excited more than me.




Comments

Popular posts from this blog

belakangan ini

selamat sore, hari ini hujan nya deras ya? aku di depan monitor, mengetik dan sebenarnya belum tahu apa yang akan ku rencanakan beberapa jam setelah ini. akhir-akhir ini aku sering kepikiran tentang yang random-random. aku sudah duduk di bangku SMA hampir 2 tahun lamanya. dan aku merasa tidak ada yang berubah semenjak aku SMP. bukan mereka, tapi aku. aku tidak merasakan perubahan apa-apa di umur yang sudah mencapai 17 tahun. dalam dan luar tidak ada beda nya seperti saat aku duduk dibangku SMP. hampir semua orang bilang aku terlihat seperti anak kelas X, bahkan tak jarang bila yg belum mengenalku, mereka kira aku siswi SMP. sebenarnya aku tidak keberatan di kira begitu, tapi lama-lama sedih juga. terperangkap di badan yang seperti ini, kadang mempengaruhi otak ku juga dalam mengambil tindakan. misalnya, pola pikirku yang masih sangat simple, dan sama sekali tidak dewasa. aku kadang iri dengan teman-teman ku yang dapat berdiri sendiri, menguasai pikiran dan tindakan nya serta berani ber...

in the middle of deadlines...

i still have some time to read some manga and then... i found this guy, hee. i love his character, even it..too mainstream character. but the mangaka was really know how to draw him. maybe that's the reason why i like him :)) here's some his picture: have de javu when see him? me too. but i feel like seeing Near from Death Note. maybe when he grow up, he will look like him. aah, i forgot one thing. his name is Hinata Tokura, from Stardust Wink manga :)

2013

2013 menyisakan 6 hari nya lagi untuk dihabiskan. kalo inget bulan-bulan lalu kayaknya banyak banget kejadian-kejadian, entah itu enak apa ngga enak. apa aja ya? -januari: kayaknya ini bulan paling aman damai sentosa karena masih liburan. -februari: ini masih sama sih, cuma udah mulai balik lagi ke tembalang karena ada kegiatan ukm sama persiapan pameran ekskursi. masih lumayan santai lah.. -maret: awal semester baru, kegiatan juga masih ngga banyak, gitu-gitu aja -april: udah mulai banyak tugas, latihan perform Archquake, latian pentas lepas, dan jadi partisipan di hari tari internasional. ohiya dibulan ini kayaknya ada insiden motoran sambil ngantuk itu. cukup sekali itu aja ya~ -_- -mei : puncak-puncaknya ngumpulin tugas, pentas lepas, dan evaluasi akhir perform Archquake. superrr ribet nya bulan ini T_T -juni : akhirnya Archquake! mungkin kalo diurutin ini acara paling seru sepanjang tahun ini. kapan lagi bisa tampil di panggung yang sama bareng-bareng seangk...