i just realized that i never see my self for over two weeks. i only see a girl with tired eyes, chasing by many deadlines and appointment. in this world, we can't even see "the wrong" and "the right" things. or in other words, no one can see black and white.
keeping promise and consist about it is the hardest thing to do in this world.
aku sendiri kali ini mengalami nya. kita sama-sama tahu, kalau kita berada di posisi yang sama, mengemban tugas yang sama, dan punya kesibukan masing-masing diluar, yang mungkin sama atau lebih banyak. aku memang ngga bisa seenaknya, menyalahkan ini itu. tapi siapa yang bilang kalau setiap individu bisa menyamai individu lain nya? dan siapa yang bilang, kalau kita bisa sekuat orang yang terkuat? siapa yang bilang?? aku memang sering kali memendam tentang ini, berusaha sabar dan menjadi lebih dewasa,dan lebih dewasa lagi. karena itu pun aku nyaris kehilangan diri ku. maksud ku, kehilangan dalam arti yang sebenarnya, jika mengingat kecelakaan kamis malam itu.
kamis malam itu adalah klimaks dari minggu ter-desperate ini. bahkan sakit ngga terasa lagi karena badan sudah terlalu lelah untuk melakukan itu. tapi aku masih bersyukur, karena Allah masih memberi ku kesempatan untuk membenahi semuanya. mungkin memang aku yang salah, tak bisa membagi waktu. tapi sudah terjadi mau gimana lagi? yang ada aku harus membenahi semua supaya beres seperti sedia kala.
ternyata memang benar kata bapak dosen ku di kelas. jika kita mau mendapatkan sesuatu, kita harus membuang sesuatu. kalau kita menginginkan suatu barang, maka kita harus membayar dengan hal yang setimpal.
that's the rule, and that's how this world works.
Comments
Post a Comment