udah diapus padahal. tapi sampe sekarang ngga bisa hilang. mungkin apusan nya yang abal. atau tangan ku yang ngga bisa ngapus. atau dua-duanya juga boleh. aku belum tenang, kalau aku belum di hakimi. sama sekali belum. aneh kan? mungkin sebagian memandang begitu, tapi mungkin sebagian lagi tidak. andai saja waktu itu logika ku memainkan aturan nya, bekerja, menggerakkan roda-roda gigi yg lama ngga di kasih oli oleh pemiliknya karena sudah lama tak menyentuh buku.
ah. aku paling benci kata "andai". karena kata itu sangat penuh penyesalan, dan kita tahu persis keadaan tak bisa di rewind seenak jidat. aku ngga bisa bila aku hanya bilang: maaf. aku ingin memperbaiki semuanya. meski nanti nya tak tertutup penuh. meski nanti nya masih berbekas.
maaf ya kawan. bodoh yang aku punya telah membawa kesulitan. tapi, aku sama sekali tak bermaksud untuk menyulitkan kawan. sama sekali tidak.
sekali lagi maaf.
ah. aku paling benci kata "andai". karena kata itu sangat penuh penyesalan, dan kita tahu persis keadaan tak bisa di rewind seenak jidat. aku ngga bisa bila aku hanya bilang: maaf. aku ingin memperbaiki semuanya. meski nanti nya tak tertutup penuh. meski nanti nya masih berbekas.
maaf ya kawan. bodoh yang aku punya telah membawa kesulitan. tapi, aku sama sekali tak bermaksud untuk menyulitkan kawan. sama sekali tidak.
sekali lagi maaf.
Comments
Post a Comment